Senin, 26 Maret 2012

Sejarah / pengertian olahraga bola tangan



SEJARAH BOLATANGAN


A.    MASA YUNANI KUNO
Permainan bola tangan dapat ditelusuri sejarahnya. Pada zaman Yunani Kuno permainan bolatangan sudah dimainkan walaupun dengan peraturan yang masih kuno. Permainan ”Urania” yang dimainkan oleh orang-orang Yunani kuno (yang digambarkan oleh Homer dan Odyssey) dan ”harpaston yang dimainkan oleh orang-orang Romawi yang bernama Claudius Galenus tahun 130 sampai 200 Masehi. Di Jerman peramainan bola tangan dikenal dengan ”Fangballspiel” atau permainan ”tangkap bola” yang diperkenal kan dalam sebuah lagu oleh penulis puisi Jerman bernama Walther von der Vgelweide. (1170-1230). Di Perancis seorangbernama Rabeilas (1494-1533) menggambarkan permainan bolatangan dengan; ”mereka bermain bolatangan dengan menggunakan telapak tangan mereka”. Pada tahun 1793 masyarakat Inuit yang hidup di dataran hijau menggambarkan dan membuat ilustrasi dengan menggunakan bolatangan. Pada tahun 1484 seorang administrator olahraga Denmark mengijinkan permainan bolatangan agar dimainkan di sekolah lanjutan di Ortup Denmark dan mendorong untuk segera menyertakan aturan dalam bolatangan.
B.    Perintis bolatangan Lapangan
Bolatangan modern dimainkan pada abad 19 dimainkan di kota Danish di bagian Nyborg, Denmark pada tahun 1897. yang mempelopori bolatangan sesungguhnya adalah tiga negara yaitu Denmark, Jerman dan Swedianamun pendiri bolatangan justru pakar pendidikan jasmani yang memidahkan bolatangan lapangan pada pergantian abad yang berdasar dua bentuk permainan ’Raffbal”(bola tangkap) dan ”K√∂nigsbergerball”. Di Swedia Wallstr√∂m juga memperkenalkan permainan blatangan dinegaranya pada tahun 1910.
Pada tahun 1912 seorang kebangsaan Jerman Hirschman mencoba menyebarkan bolatangan lapangan untuk pertama kali. Tahun 1919 seorang guru olahraga di Berlin, Karl Scelenz memperkenalkan bentuk permainan bolatangan dilapangan besar (outdoor) di beberapa negara Eropa. Kemudian ia mengembangkan peraturan-peratuaran bolatangan uyang hingga saat ini dikenal sebagai salaha satu pendiri bolatangan lapangan.
Pada tahun 1926, dalam sebuah pertemuan di kota Hague, Kongres Federasi Atletik Amatir Intermnasional, mengusulkan pada peserta kongres untuk menyusun peraturan Internasional dari bolatangan lapangan.
C.     Pelopor Federasi Bolatangan Internasional
Pada tahun 1928 International Amateur Handball Federation (IAHF) bertepatan dengan Olimpiade Amsterdam dengan Ketua Avery Brundage dari Amerika. Setelah tahun 1938 untuk pertama kali diselenggarakan Kejuaraan Dunia Bolatangan di Jerman.
Akhirnya pada tahun 1946 atas usulan dan undangan Denmark dan Swedia delapan negara mendeklarasikan Federasi Bolatangan International atau International Handball Federation(IHF). Delapan negara tersebut adalah denmark, Finlandia, Perancis, Belanda, Norwegia, Polandia, Swiss, Swedia. Sampai tahun 2003 IHF memiliki jumlah peserta sebanyak 150 peserta negara dengan 80.000 klub dan 19 juta atlet putra maupun putri.
D.    Sejarah Bolatangan dalam Olimpiade
Pada tahun 1938 di Olimpiade Berlin untuk pertama kali bolatangan diikut sertakan sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan hingga Olimpiade yang terakhir diselenggarakan di Athena, yunani.
Di Olimpiade terakhir tahun 2004 di athena diadakan penyambutan kecil untuk merayakan 28 tahun berlangsungnya Olimpiade dan keikutsertaan ke-10 bagi olahraga bolatngan. Bolatangan pada Olimpiade ini dipertandingkan di dua tempat yaitu di Olympic Sport Center disaksikan oleh 80.000 suporter dan Helinikon Olympic Complex disaksikan oleh 14.000 suporter.

PERATURAN BOLATANGAN
Cara bermain Bolatangan yaitu :
Permainan ini dimainkan oleh pemain yang berjumlah 6 orang dan satu penjaga gawang. Objek dari permainan ini adalah melempar bola sampai masuk menjadi gol di gawang lawan. Bolatangan dimainkan di lapangan sepanjang 40 meter dan lebar 20 meter. Saat berlangsung permainan, pemain setiap tim adalah 6 orang dan satu penjaga gawang dengan waktu main 2x30 menit.

Pemain
Setiap tim terdiri dari 12 pemain, namun hanya 7 pemain yang ada di lapangan termasuk seorang penjaga gawang. Selebihnya adalah pemain pengganti selama permainan berlangsung. Mereka masuk dan meninggalkan lapangan permainan dari daerah pergantian pemain. Berikut adalah posisi dari masing-masing pemain: Pemain (Player)   
Dalam permainan bolatangan team maksimal terdiri dari 14 pemain. dalam permainan bola tangan pemain yang bermain dalam pertandingan yaitu 7 pemain termasuk penjaga gawang. Pemain yang lain adalah pemain pengganti (Substitution).

Lapangan (Court) 
Ukuran lapangan bola tangan adalah 40 meter, lebar 20 meter.Ukuran gawang adalah tinggi 2 meter, lebar 3 meter. Daerah lemparan bebas (free throw) yaitu 9 m.Daerah/garis goal (Goal line) berjarak 6m. Garis 7 meter adalah garis untuk melakukan penalti untuk melakukan tembakan langsung ke gawang. 



Download this gallery (ZIP, null KB)








Substitution
Lama permainan 
  • Umur 16- keatas 2 x 35 menit, istirahat 10 menit
  • Umur 12- 16 2 x 25 menit, istirahat 10 menit 
  • Umur 8- keatas 12 menit, istirahat 10 menit 
Kiper 
  • Kiper boleh membawa lari bola di dalam daerah kiper.
  • Kiper boleh keluar daerah kiper, tetapi kehilangan haknya sebagai kiper.
  • Kiper boleh menahan bola dengan semua bagaian badan.
  • Kiper boleh menendang bola sebelum disentuh. 
Daerah kiper (The goalkeeper trow) 
Hanya untuk kiper, pemain lain tidak boleh masuk. Pemain penyerang boleh menembak sambil melayang di atas daerah kiper, tetapi bola sudah harus di lepas sebelum kaki mendarat. Bola yang berada di daerah kiper menjadi kekuasaaan kiper. 
Pelanggaran-pelanggaran 
  • Membawa bola lebih dari tiga langkah.
  • Memegang bola lebih dari tiga detik.
  • Melempar bola ke atas, kemudian ditangkap lagi sebelum bola menyentuh pemain lain.
  • Menyentuh bola dengan tungkai bawah.
  • Dengan sengaja melempar boa ke lawan.
  • Memasuki daerah kiper.
  • Memukul, menarik, mendorong, menjauhkan lawan. 
  • Dan segala tindakan yang menurut wasit merugikan.

Trow-off
Permainan bola tangan diawali dengan trow off bagi team yang memenangkan toss (undian)  dan babak kedua dilakukan oleh team yang tidak memperoleh trow off pada babak pertama. Setelah terjadi goal tidak dilakukan trow off jadi langsung berjalan terus dengan bola mulai dari penjaga gawang. 

Trow- in
Trow in (lemparan kedalam) diberikan bagi team yang tidak menyentuh bola terakhir melewati garis samping. lemparan diambil tanpa sinyal peluit dari wasit. Ketika lemparan kedalam pemain lawan minimal 3 meter dari pelempar. 

Lemparan 7 meter
Lemparan 7 meter dilakukan 3 detik setelah wasit meniup peluit. Pada waktu melakukan lemparan 7 meter semua pemain harus diluar daerah lemparan bebas. Pemain lawan minimal 3m dari garis 7 meter sampat bola lepas dari pelempar.
Contoh posisi dalam permainan bola tangan
Download this gallery (ZIP, null KB)

Attacking positions:
LW - left wing
LB - left back
CB - centre back or playmaker
RB - right back
RW - right wing
PV - pivot
GK - goal keeper




0 komentar:

Poskan Komentar